Pengertian Protista Serta Karakteristik dan Klasifikasinya

Jumat, 08 Mei 2015

Pengertian Protista Serta Karakteristik dan Klasifikasinya

Pengertian Protista Serta Karakteristik dan Jenisnya | Kali ini Artikel Sains akan membahas mengenai Pengertian Protista Serta Karakteristik dan Jenisnya. Pembahasan mengenai Protista ini mungkin didapatkan terkhusus untuk mata pelajaran Biologi. Protista sendiri dikenal dengan organisme eukariotik yang paling sederhana. Untuk pembahasan lebih lanjut silahkan teman-teman simak pembahasannya berikut.

Pengertian Protista

Protista berasal dari bahasa yunani, yaitu 'protos' yang bermakna pertama atau mula-mula, dan 'ksitos' yang berarti menyusun. Protista beranggotakan makhluk bersel satu atau bersel banyak yang tersusun sederhana. Meskipun begitu,dibandingkan dengan monera, protista sudah jauh lebih maju karena sel-selnya sudah memiliki membran inti atau eukariota.

Organisme yang tergabung dalam protista pernah membuat bingung para ahli taksonomi karena ada yang mirip tumbuhan, ada yang mirip dengan hewan, dan ada pula yang mirip dengan jamur. Untuk menjebatani perbedaan itu maka lahirlah kingdom baru, yaitu Protista.

Protista adalah mikroorganisme eukariotik yang bukan termasuk hewan, tumbuhan, dan jamur/fungi. Protista sebelumnya dianggap sebagai Kingdom, namun sekarang tidak lagi. Protista pertama kali diamati oleh John Hogg di tahun 1860-an sebagai bentuk uniseluler primitif dari hewan dan tumbuhan.

Pada saat itu, protista dikenal sebagai Kingdom "Protoctista", yang secara harfiah berarti "makhluk hidup pertama". Pada saat itu, Protoctista merupakan kingdom keempat setelah hewan, tumbuhan, dan mineral. Pada tahun 1866 Ernst Haeckel menciptakan nama Protista.

Contoh-contoh protista yang umum antara lain: amuba, plasmodium, paramecium, jamur lendir, ganggang merah, ganggang coklat, ganggang emas, dll.


Karakteristik Protista 
  • Mempunyau membran inti sel 
  • Pada Umumnya uniseluler (bersel satu) tetapi ada juga organisme multiseluler atau kolonial
  • Hidup bebas atau hidup sebagai parasit.
  • Dapat ditemukan di tanah, sampah, tumpukan dedaunan, air tawar, air laut, pasir,endapan lumpur, dan batu
  • Respirasi aerop dan memiliki mitokondria untuk respirasi sel serta ada juga yang anaerobik. 
  • Umumnya bergerak dengan flagela atau silia, namun ada juga yang tidak memiliki alat gerak. 
  • Reproduksi secara aseksual dan seksual
  • Protista dikelompokkan menjadi 3: protista mirip hewan (protozoa), mirip jamur, dan mirip tumbuhan.
  • Protista mirip tumbuhan (algae/ganggang) memiliki klorofil; serta memiliki pigmen tambahan seperti xantofil, fikobilin, dan karoten.
  • Berdasarkan kelompok, mereka dapat bersifat heterotrof atau autotrof.
Klasifikasi Protista 
Berdasarkan dari kemiripan ciri-ciri dengan organisme lain dan cara memperoleh makanannya sebagai bentuk sumber energi. Protista di kelompokkan dalam 3 jenis golongan. Jenis-Jenis Protista adalah sebagai berikut....

a. Protista Mirip Hewan (Protozoa) - Protista mirip hewan (protozoa) merupakan protista yang mempunyai sifat heterotrof yakni memperoleh makanannya dari organisme lain dengan cara "menelan" atau memasukkan makanan ke dalam sel tubuhnya (intraseluler). Adapun yang termasuk ke dalam protista mirip hewan yakni Flagellata/Mastigophora, Rhizopoda/Sarcodina, Cilliata/Cilliophora, dan Sporozoa. 

Protista Mirip Hewan
Protista Mirip Hewan
Karakteristik Protista Mirip Hewan (Protozoa)
  • Organisme eukariotik (inti sel dilindungi membran)
  • Secara umum bersifat heterotrof
  • Tidak berdinding selulosa
  • Cara hidup soliter dan berkoloni
  • Secara umum punya alat gerak (pseudopodia, flagel, silia)
  • Reproduksi aseksual dengan membelah diri dan seksual dengan konjugasi
  • Berperan sebagai zooplankton
  • Habitat air tawar dan air laut
b. Protista Mirip Tumbuhan (Alga atau Ganggang) - Protista mirip tumbuhan (alga atau ganggang) adalah protista fotoautotrof yang dapat membuat makanannya sendiri dengan cara fotosintetis. Macam-macam alga yang dikelompokkan dalam beberapa jenis antara lain Euglenophyta (euglena), Chrysophyta (alga keemasan), Phyrrophyta (alga api), Chlorophyta (alga hijau), Phaeophyta (alga cokelat), dan Rhodophyta (alga merah).
Protista Mirip Tumbuhan
Protista Mirip Tumbuhan
Karakteristik Protista Mirip Tumbuhan (Alga atau Ganggang)
  • Tumbuhan bertalus/talophyta (tidak dapat dibedakan akar, batang dan daun)
  • Penyusun fitoplankton
  • Tubuh uniseluler/mikroskopik dan multiseluler/makroskopik
  • Organisme eukariotik (inti sel dilindungi membran)
  • Bersifat autotrof (dapat menyusun makanan sendiri)
  • Mempunyai dinding sel  
c. Protista Mirip Jamur (Jamur Protista) - Protista mirip jamur (jamur protista) adalah protista heterotrof yang memperoleh makanan dari organisme lain dengan cara menguraikan atau menelan (fagositosis) makanan. Macam-macam jamur protista yang dikelompokkan dalam beberapa jenis yang meliputi kelompok jamur lendir dan jamir air (Oomycota). Jamur lendir terbagi menjadi dua jenis yaitu jamur lendir plasmodial (Myxomycota) dan jamur lendir seluler (Acrasiomycota).
Protista Mirip Jamur
Protista Mirip Jamur
Karakteristik Protista Mirip Jamur (Jamur Protista) 
  • Memiliki sel flagela pada waktu dalam siklus hidupnya
  • Bersifat heterotrof 
  • Umumnya parasit atau saprofit
  • Khususnya pada jamur air, memiliki dinding sel yang tersusun oleh selulosa, sedangkan jamur tersusun oleh zat kitin 
  • Membentuk spora diploid dan hasil miosis berupa gamet. Pada jamur air menghasilkan zoospora
  • Fagositik
Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Protista Serta Karakteristik dan Klasifikasinya, semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi tambahan untuk teman-teman.
Pengertian Protista Serta Karakteristik dan Klasifikasinya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Muhammad Imran Ramadhan AR

0 komentar:

Posting Komentar