Profil Belanda [Negara-Negara Maju]

Kamis, 05 Februari 2015

Profil Belanda [Negara-Negara Maju]

Peta Negara Belanda

1) Kondisi Fisik

Dilihat dari keadaan alamnya, Belanda terletak pada dataran rendah Eropa. Wilayahnya sempit dan sebagian daerahnya berada di bawah permukaan air laut. Sebagian wilayahnya merupakan hasil pengeringan laut yang dibendung, oleh karena itu sering disebut “Netherlands” yang berarti tanah rendah. Hampir seperlima dari Negara Belanda terdiri atas air dan dua perlimanya terletak di bawah permukaan laut (depresi kontinental). Secara astronomis, Be- landa berada pada posisi 50 °LU – 53 °LU dan 3 °BT – 7 °BT. Ibu kota Belanda adalah Amsterdam, dengan luas wilayahnya adalah 41.160 km2. Batas-batas wilayah Belanda adalah sebagai berikut:
a) Sebelah utara berbatasan dengan Laut Utara.
b) Sebelah selatan berbatasan dengan Belgia.
c) Sebelah barat berbatasan dengan Laut Utara.
d) Sebelah timur berbatasan de- ngan Jerman.

2) Kondisi Sosial

Daerah paling padat penduduknya di Belanda adalah Kawasan Randstad yang terdiri atas Holland Utara, Holland Selatan, dan Utrecht. Lebih dari 46% penduduknya menghuni kawasan Amsterdam, Haarlem, Den Haag, Rotterdam, dan Utrecht. Pada tahun 2002, penduduk Belanda berjumlah 16,1 juta jiwa dengan rata-rata pertumbuhan penduduk 0,6% per tahun. Angka harapan hidup di Belanda telah mencapai angka 78,3 tahun, tetapi 10,5% dari jumlah penduduk dewa- sanya tidak mempunyai keterampilan membaca dan menulis.
Kincir angin merupakan ciri khas Negara Belanda.

3) Kondisi Ekonomi

Dari data UNDP, pada tahun 1990-2000 jumlah penduduk Belanda yang hidup di bawah garis kemiskinan sekitar 7,3% dan jumlah tenaga kerja yang ada masih menganggur 0,8%. Pendapatan per kapita pada tahun 2002 mencapai 29,100 US$, dengan rata-rata pertumbuhan tahunannya sekitar 2,2%.

Negara Belanda perekonomiannya didukung oleh beberapa bidang antara lain bidang industri, pertanian, dan perdagangan. Pengembangan pertanian yang sangat menonjol di Belanda adalah pertanian intensif.

Pengembangan pertanian intensif didorong oleh:
a) tanah yang subur, iklimnya baik, dan persediaan air cukup,
b) bahan makanan mudah dipasarkan, dan
c) murahnya bahan makanan ternak.

Daerah peternakan penting adalah daerah Randstad, merupakan daerah padang rumput sebagai sumber utama makanan ternak, tetapi hanya dapat digunakan pada akhir bulan April sampai November. Usaha peternakan terutama ditujukan untuk produksi susu, mentega, dan keju. Tempat pembuatan keju yang terkenal adalah Edam dan Gouda.

Ada dua jalur daerah industri di Belanda, yaitu Zone Amsterdam – Laut Utara dan Zone Rotterdam – Europort. Sumber tenaga industri Belanda adalah minyak bumi yang kebanyakan diimpor, karena hanya sedikit yang dihasilkan dari negara Belanda. Untuk memenuhi sumber tenaga yang semakin meningkat digunakan gas alam yang didapat dari sumber gas alam di wilayah Gronigen (di utara) yang dialirkan melalui pipa-pipa.

4) Kondisi Budaya

Bahasa yang dipakai adalah bahasa Belanda dari rumpun Jerman. Dalam bidang kebudayaan, Belanda termasuk negara yang maju dalam bidang IPTEK dan kesenian. Belanda memiliki ahli-ahli dalam bidang filsafat, seni lukis, musik, sastra, sains, dan ekonomi. Indonesia dan Belanda mempunyai hubungan bersejarah sehingga terjadi hubungan yang erat, baik diplomatik, sosial, budaya, ekonomi, maupun IPTEK.

Contoh bentuk kerja sama Indonesia dengan Belanda antara lain:
a) pertukaran kesenian antardua negara,
b) kerja sama di bidang ekspor impor,
c) investasi modal dalam bidang pertambangan, peternakan, perindustrian, pelayaran, dan penerbangan,
d) pertukaran pelajar dan mahasiswa serta para cendekiawan,dan
e) kerja sama dalam bidang penelitian dan pengembangan wilayah Indonesia.
Profil Belanda [Negara-Negara Maju] Rating: 4.5 Diposkan Oleh: al bathn