Klasifikasi Jamur

Rabu, 04 Februari 2015

Klasifikasi Jamur

Seperti yang telah Anda pelajari sebelumnya, bahwa berbagai macam jamur mempunyai ciri-ciri seperti spora seksual dan struktur tubuh buah dengan tahap-tahap seksual dalam daur hidupnya. Oleh karena itu, berdasarkan pada cara dan ciri reproduksinya, jamur dikelompokkan dalam empat kelas, yaitu Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota. Pelajarilah satu per satu dalam uraian berikut!

1. Zygomycota


Seperti yang telah Anda lakukan pada Kegiatan Kelompok 1, yaitu mengamati jamur pada tempe, apabila Anda sudah mendapatkan bentuk dari jenis jamur ini, maka Anda akan mengetahui bentuk dari kelompok kelas ini.
Struktur tubuh jamur tempe (Rhizopus stolonifer) S
Berdasarkan Gambar terlihat jelas bentuk struktur tubuh yang terdiri atas hifa dan sporangium. Jika hifanya menjadi tidak memiliki sekat (septa) atau hifa senositik, maka menjadi ciri khas dari kelompok kelas ini.

Kelompok kelas ini memiliki tiga jenis hifa, yaitu hifa yang menjalar di permukaan substrat disebut stolon, hifa yang menembus ke dalam substrat seperti akar disebut rizoid, dan hifa yang menjulang ke atas dan membentuk sporangium disebut sporangiosfor. Sporangium atau kotak spora akan menghasilkan sporangiospora/spora.

Jamur Zygomycota bisa menghasilkan spora, maka cara reproduksinya dapat dilakukan secara aseksual yaitu apabila sporangium telah matang (biasanya berwarna hitam) maka dindingnya robek dan pecah yang menghasilkan banyak spora, selanjutnya akan keluar dan menyebar dengan bantuan angin. Jika jatuh di tempat yang cocok, maka akan tumbuh membentuk hifa baru.

Ciri khas dari jamur ini adalah reproduksi seksualnya membentuk spora khusus, yaitu zigospora sehingga dimasukkan dalam kelas Zygomycota. Cara reproduksi dengan seksual, yaitu secara konjugasi, dimulai dari ujung-ujung hifa yang berlainan jenis terdiri atas hifa jantan (hifa +) dan hifa betina (hifa -), kedua hifa tersebut bersifat haploid (n). Apabila kedua hifa tersebut mengalami pembengkakan dan pemanjangan pada ujungnya, maka akan bertemu dan bersatu dan selanjutnya akan melebur dan akan menghasilkan zygot berdinding tebal yang disebut zygospora (bersifat diploid 2n). Karena berdinding tebal, maka dia tahan terhadap kondisi lingkungan yang buruk. Pada saat ini terjadi fase istirahat (dormansi) selama 1-3 bulan. Apabila keadaan lingkungan telah membaik, maka zygospora akan berkecambah serta tumbuh menjadi hifa-hifa baru dan akan membentuk sporangiosfor yang pada ujungnya terdapat sporangium yang berisi spora dan selanjutnya akan terjadi proses reproduksi aseksual, demikian seterusnya.

Berdasarkan uraian di atas, coba Anda cermati, manakah fase yang lebih panjang, fase haploid ataukah fase diploid? Pikirkan! Agar pemahaman Anda tentang perkembangbiakan secara seksual dan aseksual pada kelas Zygomycota lebih jelas, perhatikan Gambar!
Perkembangbiakan secara aseksual dan seksual pada Rhizopus stolonifer
Rhizopus stolonifer dapat membantu terbentuknya tempe, yaitu dapat membantu menguraikan protein kedelai menjadi protein sederhana dan asam amino, dengan bantuan enzim yang dikeluarkan. Karena dia mampu menguraikan, sehingga mempunyai kesamaan fungsi dengan bakteri, coba Anda ingat kembali tentang bakteri!

Jamur kelas ini hidup secara saprofit, baik di tanah, sisa-sisa organisme, kayu lapuk, misalnya Mucor yang hidup pada roti yang sudah basi. Tetapi ada juga yang lebih menguntungkan, misalnya Rhizopus oryzae yang digunakan untuk pembuatan sake (minuman khas Jepang). Tahukah Anda cara pembuatan sake?

Selain untuk membuat sake, golongan jamur ini adapula yang digunakan untuk mengendalikan populasi nyamuk Aedes aegypti (penyebar penyakit demam berdarah), yaitu dengan menggunakan jamur Entomophthera culicis. Mengapa jamur ini dapat mengendalikan populasi nyamuk Aedes aegypti? Jamur Entomophthera culicis bisa hidup sebagai parasit di dalam rongga tubuh nyamuk, selanjutnya akan menggerogoti membran tubuh nyamuk bagian dalam sehingga lama kelamaan nyamuk tersebut akan mati.
Jamur Ascomycota
Jamur Basidiomycota
Jamur Deuteromycota
Klasifikasi Jamur Rating: 4.5 Diposkan Oleh: al bathn