Saraf Tepi dan Pengelompokan Saraf Tepi

Jumat, 02 Januari 2015

Saraf Tepi dan Pengelompokan Saraf Tepi

Saraf Tepi

Saraf tepi adalah sel-sel saraf yang terletak di luar pusat saraf. Terdapat di seluruh tubuh, baik otot, kelenjar, tulang, bahkan sel-sel tubuh. Saraf tepi adalah perluasan atau percabangan dari otak dan sumsum tulang belakang. Saraf tepi merupakan alat penyampai rangsang tubuh ke pusat saraf untuk direspons. Ada tiga kelompok saraf tepi, yaitu:
  • saraf kranial;
  • saraf spinal;
  • saraf otonom.

a. Saraf Kranial

Dua belas pasang saraf keluar dari permukaan belakang otak manusia, terdiri atas saraf sensorik dan saraf motorik. Dua belas pasang saraf kranial ini menerima informasi dan mengendalikannya dalam bentuk aksi dari berbagai organ dan bagian-bagian kepala, di antaranya mata, telinga, hidung, lidah, dan wajah.
Untuk mengetahui lebih jelas mengenai saraf kranial dan organ-organ yang dipengaruhinya,
Saraf kranial dan organ-organ yang dipengaruhinya
Saraf kranial dan organ-organ yang dipengaruhinya

Meskipun saraf kranial tampaknya hanya merespons rangsang di sekitar kepala, ada beberapa pasang saraf yang merespons kotak suara, pangkal tenggorokan, detak jantung, paru-paru, dan saluran pencernaan. Kamu dapat membacanya pada tabel berikut.

Tabel 8.1 Nomor, nama, jenis, dan fungsi saraf kranial Jenis
Nomor, nama, jenis, dan fungsi saraf kranial Jenis

b. Saraf Spinal

Sumsum tulang belakang mem– bentuk banyak pasangan saraf. Pada manusia terdapat 31 pasang saraf. Setiap pasang saraf keluar dari celah yang terbentuk antara 2 vertebra.

Setiap pasang saraf ini meres– pons rangsang kegiatan tubuh, di saraf-saraf pinggang luar daerah kepala. Seluruh saraf spinal merupakan gabungan saraf sensorik (aferen) dan motorik (eferen). Saraf spinal berhubungan dengan sistem kerja saraf otonom
Susunan saraf spinal
Susunan saraf spinal

c. Saraf Otonom

Sistem saraf otonom disusun oleh kinerja saraf-saraf motorik yang terdapat pada sumsum tulang belakang dan beberapa saraf kranial yang mengatur gerakan-gerakan dalam tubuh, seperti gerakan otot jantung, gerakan otot-otot saluran pencernaan, dan sekresi hormon dan enzim oleh kelenjar. Kamu dapat melihat secara lengkap sistem saraf otonom yang mengatur kerja organ-organ tubuh secara kinetis dan hormonal.

Sistem saraf otonom bekerja di bawah kontrol saraf tak sadar. Ada dua macam sistem saraf otonom yang bekerja antagonis. Pertama, sistem saraf parasimpatetik, sel-sel sarafnya berasal dari sumsum tulang leher dan sumsum ruas terbawah tulang belakang. Kedua, sistem saraf simpatetik, sel-sel sarafnya keluar dari sumsum bagian tengah ruas-ruas tulang belakang. Pada umumnya, kedua sistem saraf otonom ini bekerja pada organ yang sama, misalnya, sistem simpatetik mengeluarkan hormon norepinephrin meningkatkan kecepatan denyut jantung, maka sistem parasimpatetik mengeluarkan hormon asetilkolin yang memperlambat denyut jantung akibat kerja hormon norepinephrin.
Saraf Tepi dan Pengelompokan Saraf Tepi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown