Pengertian Suksesi Tahap-tahap Terjadinya Suksesi

Senin, 19 Januari 2015

Pengertian Suksesi Tahap-tahap Terjadinya Suksesi

Bayangkan jika sebuah kebun dibiarkan saja dalam jangka waktu bertahuntahun? Perubahan apa yang akan terjadi. Apakah jenis-jenis tumbuhan yang berada di dalamnya senantiasa tetap sepanjang tahun ataukah akan mengalami perubahan?

Tanah yang ada di kebun apabila dibiarkan akan ditumbuhi rumput, terlebih-lebih jika dibiarkan terus beberapa tahun, maka akan ditumbuhi semak-belukar. Bahkan, mungkin akan menjadi hutan yang lebat seperti pada Gambar.

Dari gambar tampak terjadinya urutan perkembangan perubahan bentuk suatu komunitas secara bertahap yang dalam waktu cukup lama yang disebut suksesi. Perlu Anda ketahui, proses suksesi akan berakhir dengan suatu komunitas atau ekosistem klimaks, yang berarti komunitas telah dapat mempertahankan kemantapan internalnya yang merupakan respon dari komponen-komponen terhadap kondisi normal komunitas sehingga terlihat seakan-akan tidak akan berubah.
Proses terjadinya suksesi
Proses terjadinya suksesi
Tahap-tahap terjadinya suksesi adalah:
Lahan kosong invasi benih kolonisasi kompetisi interaksi antarkomunitas dan lingkungan stabilisasi dan tercapainya keseimbangan yang mantap. Di kebun yang telah lama ditinggalkan, akan ditumbuhi berbagai jenis rumput. Dalam hal ini sudah terjadi invasi benih, dimulailah kolonisasi rumput pada tempat tersebut. Kemudian muncul semak, perdu, dan pohonpohon, sehingga di kebun tersebut terjadilah kompetisi untuk mendapatkan zat makanan, ruang, dan cahaya.

Dalam komunitas yang terbentuk itu kompetensi akan berkurang, yang melalui penyesuaian terhadap lingkungan yang berubah-ubah. Jenis-jenis yang dapat bertahan akan terjadi interaksi dan saling ketergantungan, stabilitas dan keseimbangan komunitas dapat tercapai sehingga terbentuk menjadi hutan. Proses perubahan dalam suksesi dari awal sampai mencapai keseimbangan yang mantap akan memakan waktu yang sangat lama.

Jika ditinjau dari asal terjadinya, suksesi ada dua macam, yaitu suksesi primer dan suksesi sekunder.

1. Suksesi Primer

Suksesi primer terbentuk ditandai oleh hilangnya komunitas asal secara total, misalnya letusan gunung, tanah longsor, penambangan timah dan batubara sehingga tidak ada organisme penyusun komunitas asal yang tersisa, yang ada hanyalah tanah gersang yang berupa batu-batuan. Dalam waktu yang lama dimulainya munculnya organisme perintis yang berupa lumut kerak.

Lumut kerak ini akan melapukkan batuan yang semakin lama pelapukan tersebut akan terbentuk tanah. Ada beberapa spora paku terbang dibawa oleh angin dan jatuh pada tanah itu, sehingga tumbuhan paku tumbuh. Proses pelapukan batuan semakin intensif dan tanah yang terbentuk semakin kaya nutrien. Keadaan ini terus berlanjut akan terbentuk ekosistem yang didominasi oleh tumbuhan perdu yang akhirnya mencapai klimaks. Dengan demikian, suksesi primer terjadi ditandai dengan permukaan yang kosong sehingga akan muncul ekosistem baru.

2. Suksesi Sekunder

Suksesi sekunder berlangsung pada bekas ekosistem tidak mengalami kerusakan total. Jadi, tidak mengubah komunitas asal secara total, substrat dan kehidupan asal masih dijumpai. Misalnya, terjadi kebakaran alami, banjir, angin kencang secara alami, penebangan hutan secara selektif, pembakaran padang rumput dengan sengaja.

Di dalam tempat ini tidak dijumpai organisme perintis. Jika daerah tersebut didiamkan, maka akan terjadi suksesi kembali karena akan ditumbuhi lagi komunitas asal. Tumbuh-tumbuhan baru juga akan tumbuh dan hewanhewan akan kembali lagi. Hewan-hewan tersebut akan memberi senyawa organik untuk tanah sehingga banyak tumbuhan lain akan hidup di daerah ini. Keseluruhan proses ini menyebabkan populasi berubah dan komunitas berkembang secara bersinambungan.
Pengertian Suksesi Tahap-tahap Terjadinya Suksesi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: al bathn