Pengertian Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro

Kamis, 22 Januari 2015

Pengertian Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro


Ilmu ekonomi mempelajari bagaimana manusia (sering juga disebut sebagai agen ekonomi/economic agent) melakukan pembagian sumber daya yang tersedia secara efisien dalam memenuhi kebutuhan manusia. Dalam melakukan ini, manusia terkendala oleh waktu, keterbatasan sumber daya, keinginan manusia yang tak terbatas, dan ketidakpastian.

Secara umum, subjek dalam ekonomi dapat dibagi menjadi dua cabang, yaitu
  1. ekonomi mikro berhadapan dengan keputusan ekonomi di tingkat individu;
  2. ekonomi makro melihat ekonomi secara keseluruhan (termasuk inflasi, pengangguran, produksi industri, dan peran pemerintah).

Pengertian Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro

Ekonomi mikro adalah cabang dari ilmu ekonomi yang secara khusus membahas perilaku individu dan perusahaan yang dihadapkan pada keterbatasan sumber daya. Ekonomi mikro mempelajari kegiatan-kegiatan ekonomi dari unit-unit ekonomi individual, yaitu individu sebagai konsumen, individu sebagai pemilik faktor produksi, dan individu sebagai produsen.

Dalam ekonomi mikro dipelajari bagaimana individu menggunakan sumber daya yang dimilikinya sehingga tercapai tingkat kepuasan yang optimum. Secara teori, setiap individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi yang optimum bersama dengan individu-individu lain akan menciptakan keseimbangan dalam skala makro dengan asumsi ceteris paribus.

Ekonomi makro adalah bidang ilmu yang mempelajari keseluruhan ekonomi dalam bentuk jumlah barang dan jasa yang diproduksi, total pendapatan yang dihasilkan, tingkat pengangguran, serta sifat-sifat umum harga barang. Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk memengaruhi target-target kebijaksanaan, seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, tenaga kerja, dan pencapaian keseimbangan neraca yang berkesinambungan. -

Hingga tahun 1930 sebagian besar analisis ekonomi terfokus pada industri dan perusahaan. Ketika terjadi depresi besar pada tahun 1930-an, dan dengan perkembangan konsep pendapatan nasional dan statistik produk, bidang ekonomi makro mulai berkembang. Saat itu, gagasan-gagasan yang berasal dari John Maynard Keynes, menggunakan konsep aggregate demand untuk menjelaskan fluktuasi antara hasil produksi dan tingkat pengangguran. Gagasannya sangat berpengaruh dalam perkembangan bidang ini (disebut Ekonomi Keynesian).
Pengertian Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro Rating: 4.5 Diposkan Oleh: al bathn