Iklim Schmidt-Ferguson dan Pembagian Iklim Oldeman

Sabtu, 31 Januari 2015

Iklim Schmidt-Ferguson dan Pembagian Iklim Oldeman

Iklim Schmidt-Ferguson

Dalam pembagian iklim, Schmidt-Ferguson lebih menitikberatkan tipe curah hujan dan penggolongannya.
Adapun langkah-langkah cara penentuannya sebagai berikut.
  • Untuk menentukan tipe curah hujan Schmidt dan Ferguson mendasarkan tingkat kebasahan yang disebut gradient (Q).
  • Untuk menentukan nilai Q digunakan rumus:
Banyaknya bulan basah x 100%
  • Untuk menentukan kriteria bulan kering dan bulan basah digunakan
klasifikasi kriteria menurut Mohr sebagai berikut.
1) Bulan kering = bulan yang curah hujannya kurang dari 60 mm.
2) Bulan basah = bulan yang curah hujannya lebih dari 100 mm.
  • Berdasarkan besarnya rasio Q tipe curah hujan penggolongannya sebagai berikut.

Tipe A jika Q = 0% - 14,3% Tipe E jika Q = 100% - 167%
Tipe B jika Q = 14,3% - 33,3% Tipe F jika Q = 167% - 300%
Tipe C jika Q = 33,3% - 60% Tipe G jika Q = 300% - 700%
Tipe D jika Q = 60% - 100% Tipe H jika Q = lebih dari 700%

Contoh:
Daerah X data curah hujan tahun 2005 sebagai berikut.
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des
Curah hu- 200 130 175 120 55 30 15 20 22 120 170 230 jan (mm)

Jumlah bulan kering = 5 (Mei, Juni, Juli, Agustus, September) Jumlah bulan basah = 7 (Januari, Februari, Maret, April, Oktober, November, Desember) 5 Jadi, Q = x 100% = 71,34% 7
Terletak antara 60% - 100%. Jadi, daerah X = bercorak D.
Pembagian daerah iklim Schmidt - Ferguson.

Iklim Suatu Tempat Berdasarkan Pembagian Iklim Oldeman

Dalam pembagian iklim Oldeman lebih menitikberatkan pada banyaknya bulan basah dan bulan kering secara berturut-turut yang dikaitkan dengan sistem pertanian untuk daerah-daerah tertentu. Oleh karena itu, penggolongan iklimnya lebih dikenal dengan sebutan zona agroklimat.

Zona agroklimat utama dibagi atas 5 subdivisi, masing-masing terdiri atas bulan kering berurutan dan bulan basah berurutan yang dihubungkan dengan masa tanam seperti ditunjukkan pada tabel berikut.
Tabel 1. Subdivisi Periode Kering, Periode Basah Berurutan, dan Masa Tanam (menurut Oldeman)
Walaupun Oldeman tidak menginformasikan faktor-faktor lain yang mempengaruhinya, penggolongan iklimnya lebih praktis, terapan, dan dapat memberi petunjuk untuk mencari kemungkinan-kemungkinan pemanfaatan lahan pertanian yang lebih produktif. - Tipe-tipe iklim
- Schmidt
-Feguson
- Membuat diagram
Iklim Schmidt-Ferguson dan Pembagian Iklim Oldeman Rating: 4.5 Diposkan Oleh: al bathn