Faktor-faktor yang Memengaruhi Elastisitas Harga dari Penawaran

Jumat, 23 Januari 2015

Faktor-faktor yang Memengaruhi Elastisitas Harga dari Penawaran

Faktor-faktor yang Memengaruhi Elastisitas Harga dari Penawaran

1. Waktu

Yang dimaksud waktu di sini adalah kesempatan produsen/ penjual untuk menambah jumlah produksi. Waktu dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

a. Jangka waktu sangat pendek
Produsen tidak dapat menambah barang dalam waktu yang sangat pendek karena penawaran tergantung persediaannya (harus menunggu masa panen), seperti produksi di bidang pertanian, misalnya sayur-mayur dan buah-buahan. Waktu dalam beberapa hari saja ± 40 hari menyebabkan penawaran bersifat inelastis.

b. Jangka pendek
Produsen masih tetap dapat menambah produksi barang yang ditawarkan walaupun tidak dapat memperbesar kapasitas produksi yang ada, seperti bangunan, mesin-mesin, tetapi dengan cara bekerja lebih lama dari waktu sebelumnya atau menambah bahan baku sehingga produksi dapat ditambah. Penawaran dalam waktu ini dapat elastis atau inelastis.

c. Jangka panjang
Penawaran bersifat elastis karena produsen mempunyai banyak kesempatan untuk memperluas kapasitas produksi (areal pertanian, mesin-mesin, pabrik baru, dan tenaga ahli). Makin lama waktu makin elastis.

2. Daya tahan produk

Produk-produk hasil pertanian, seperti sayuran dan buah-buahan yang mudah busuk, pecah, dan layu sehingga penawarannya cenderung inelastis. Akan tetapi, produk-produk dengan daya tahan lebih lama, seperti kulkas, mesin jahit, dan kompor gas, cenderung lebih elastis.

3. Kapasitas produksi

Industri yang beroperasi di bawah kapasitas optimal cenderung membuat kurva penawaran elastis.

Contoh Penghitungan Koefisien Elastisitas Penawaran

1. Dalam bentuk data perubahan harga

Besar kecilnya pengaruh perubahan jumlah yang ditawarkan terhadap perubahan harga tersebut diukur dengan koefisien elastisitas penawaran, yang mempunyai rumus sebagai berikut.

Keterangan:
Es = Koefisien elastisitas penawaran
P 1 = Harga awal
Q 1 = Jumlah yang ditawarkan
Q = Perubahan jumlah yang ditawarkan
P = Perubahan harga

Contoh data penawaran jeruk di Bandung sebagai berikut.
Maka, koefisien elastisitas permintaannya adalah:

Es =Q/P x P/Q
E =150/1.000 x 5000/300
Es = 2,5
Es > 1 maka dapat disimpulkan bahwa permintaan jeruk di Bandung bersifat elastis.

2. Dalam bentuk persentase

Untuk menentukan besarnya elastisitas harga dari penawaran di antaranya dengan membagi persentase perubahan jumlah barang yang ditawarkan dengan persentase perubahan harga barang tersebut. Dalam rumus dapat kita tuliskan:

Persentase perubahan jumlah yang diminta

Persentase perubahan harga


Es = %Q / %P

Contoh
Diketahui kenaikan harga beras sebesar 20%, tapi ternyata hanya menimbulkan pertambahan jumlah beras yang ditawarkan sebanyak 5%. Maka koefisien elastisitasnya adalah ....

Es = 5% / 20% = = 0,25

Jadi Es < 1 maka dapat disimpulkan barang tersebut bersifat inelastis.

3. Dalam bentuk kurva

Diketahui kurva penawaran mentega di Bandung sebagai berikut.


Maka koefisien elastisitasnya dapat dihitung sebagai berikut.

Es =Q/P x P/QE =150/7500x 2500/500
Es = x = Ed = 0,9
Jadi Es < 1 maka dapat disimpulkan bahwa permintaan terhadap mentega tersebut bersifat inelastis.

4. Dalam mentuk matematis

Diketahui fungsi penawaran suatu barang adalah Qs = 0,8P – 4. Hitunglah koefisien elastisitas penawaran pada tingkat harga = 5!
Diketahui: Qs = 0,8P – 4
P = 5
Jawab:
Es =[ϪQ/ϪP] x [P/Q]
Es = Q xP/Q
Ed = 0,8 x 5/ 0, 8 (5) – 4 = Ed = 4/0

Ed = • maka termasuk barang elastis sempurna.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Elastisitas Harga dari Penawaran Rating: 4.5 Diposkan Oleh: al bathn