Angiospermae

Rabu, 28 Januari 2015

Angiospermae

Angiospermae

Berdasarkan asal katanya Angiospermeae berasal dari kata angeion yang berarti botol dan sperma yang berarti biji. Kelompok anggota ini berkebalikan dari Gymnospermae, yaitu menghasilkan biji dengan keadaan terlindung oleh daun buahnya memiliki alat perkawinan yang berupa bunga (Antophyta). Kelompok tumbuhan ini banyak ditemukan di mana-mana karena mampu beradaptasi segala lingkungan. Berdasarkan jumlah keping bijinya, Angiospermae dibagi menjadi dua kelas, yaitu tumbuhan biji berkeping satu (Monocotyleonae) misalnya padi, jagung, anggrek, kelapa, nanas, pisang, dan lain-lain. Dan tumbuhan biji berkeping dua (Dicotyledonae) misalnya mangga, kacang tanah, terung, dan ketela pohon. Agar lebih jelas lakukan kegiatan berikut ini untuk mengetahui perbedaan dari kedua kelas tersebut!

a) Monokotil

Contoh tumbuhan monokotil adalah jagung. Pada saat berkecambah, biji jagung tampak tidak terbelah, bijinya tertutup, pada keadaan berkecambah bijinya menunjukkan jumlah keping lembaga atau daun lembaganya hanya ada satu. Sistem perakarannya serabut karena tampak pada saat berkecambah sudah memiliki akar samping yang tumbuh pada bagian pangkal batang.

Akar yang berkecambah mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan digantikan oleh tumbuhnya akar-akar samping yang banyak berbentuk serabut memiliki ukuran sama besar. Batangnya berbuku-buku dan ruas sudah mulai tampak jelas, batang yang tumbuh di atas tanah umumnya tidak bercabang akibat tunas tidak tumbuh dengan baik. Akar dan batangnya tidak dapat membesar karena tidak mempunyai kambium, sedangkan bentuk daunnya sejajar atau melengkung yang berukuran panjang seperti pita/pedang. Pada perhiasan bunganya sulit dibedakan bentuk dan warnanya antara mahkota dan kelopak bunganya, serta jumlah bagian-bagian bunganya berkelipatan tiga.
Beberapa contoh tumbuhan monokotil

Beberapa famili dari tumbuhan monokotil antara lain:
(1) Palmae : kelapa dan kurma
(2) Gramineae : rumput, padi, gandum, bambu
(2) Orchidaceae : keluarga bunga anggrek
(4) Liliaceae : bawang merah dan putih, lili.

b) Dikotil

Dari hasil pengamatan pada Kegiatan Kelompok 5 Anda dapat mengetahui pada saat biji kacang tanah berkecambah memiliki dua keping lembaga atau dua daun lembaga, yaitu bijinya terbelah menjadi dua bagian. Sistem perakarannya tunggang, yaitu akar kecambahnya mengalami pertumbuhan terus hingga tumbuhan menjadi besar dan bagian pangkalnya memiliki ukuran yang lebih besar daripada ujungnya. Batangnya bercabang-cabang karena tunas berkembang dengan baik, mempunyai kambium sehingga akar dan batangnya dapat membesar. Bentuk daunnya menjari/menyirip yang berukuran pendek dibandingkan panjangnya, sedangkan bagian-bagian bunganya sudah dapat dibedakan, yaitu mahkota bunga tampak berwarna indah sedangkan kelopak bunga tampak berwarna hijau. Jumlah bagianbagian bunganya kelipatan 4 atau 5.

Beberapa famili tumbuhan dikotil antara lain :
(1) Leguminosae (polong-polongan) : kembang merak, flamboyan, kacang tanah, jengkol, petai, buncis, asam
(2) Solanaceae : kentang, tomat, cabai, terung, tembakau
(3) Compositae : bunga matahari, selada, dahlia
(4) Labiatae : nilam, dilem, lavender, kumis kucing
(5) Umbelliferae : jinten, ketumbar, adas
(5) Malvaceae : kembang sepatu, kapas
(7) Cetaceae : kaktus
(8) Rosaceae : mawar, apel, arbei
(9) Magnoliaceae : cempaka putih, cempaka ambon
(10) Cruciferae : kubis, sawi, lobak
(11) Rutaceae : jeruk
(12) Euphorbiaceae : ketela, karet

Setelah Anda mempelajari tumbuhan berbiji (Spermatophyta) coba Anda amati tentang ciri-ciri famili/suku dari masing-masing tumbuhan monokotil dan dikotil dengan mengamati dari masing-masing tumbuhan seperti yang dicontohkan di atas! Apakah masing-masing suku tersebut ada yang memiliki persamaan dengan ciri-ciri yang Anda amati? Bagaimana dengan perbedaannya, terdapat pada bagian mana saja? Pikirkan!
Sekarang Anda sudah bisa membuat taksonomi tumbuhan, cobalah Anda mengklasifikasikan tanaman padi, kacang tanah, bunga mawar, mangga sampai ke tingkat famili/suku!

d. Peranan Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

Beberapa manfaat tumbuhan berbiji bagi kehidupan dimanfaatkan untuk kepentingan manusia sebagai berikut.
1) Kayu dapat digunakan untuk bahan bangunan dan perabotan.
2) Pohon-pohon sebagai penyimpan air, sumber oksigen, dan peneduh.
3) Sayur-sayuran merupakan sumber vitamin dan protein.
4) Padi, jagung, gandum, sagu sebagai makanan pokok.
5) Kapas dan rami sebagai bahan pakaian/sandang.
6) Macam-macam bunga untuk keindahan dan bahan kosmetik.
7) Mahkota dewa, kumis kucing, mengkudu, ada untuk bahan obat-obatan.
Angiospermae Rating: 4.5 Diposkan Oleh: al bathn